Dengan ratusan proyektor portabel di pasaran, calon pembeli menghadapi banyak sekali fitur dan opsi. Panduan singkat berikut dapat membantu Anda memilih proyektor yang tepat untuk kebutuhan Anda

Fitur utama yang perlu Panduan Memilih Proyektor Digital dipertimbangkan adalah sebagai berikut:

Resolusi:
Resolusi hanyalah jumlah piksel yang diproyeksikan ke layar. Semakin banyak piksel yang Anda miliki, semakin rapat piksel tersebut, memberikan tampilan yang lebih halus pada gambar Anda. Resolusi ditentukan dalam hal jumlah piksel horizontal dan vertikal pada gambar. Konfigurasi yang paling umum memiliki nama seperti VGA dan XGA yang berfungsi sebagai cara singkat sewa proyektor jogja murah untuk merujuk pada resolusi piksel ini. Mereka:

VGA (640X480 piksel)

SVGA (800×600 piksel) Standar.

XGA (1024×768 piksel) Resolusi tinggi, saat ini yang paling umum di laptop.

SXGA (1280×1024) Resolusi paling umum untuk CAD, GIS, dan aplikasi grafik khusus lainnya.

UXGA (1600×1280) Format besar.
Pilihan terbaik adalah membeli proyektor yang sesuai dengan jumlah piksel layar pada komputer laptop yang akan menggerakkan proyektor.

Luminositas:
Luminositas adalah jumlah cahaya yang diproyeksikan ke layar (mis., Kecerahan). Ini diukur dalam istilah standar ANSI internasional yang disebut lumens. Semakin tinggi luminositas, semakin terang dan semakin terlihat gambar yang diproyeksikan. Semakin jauh jarak antara proyektor dan layar, semakin banyak lumen yang Anda butuhkan untuk gambar yang jelas. Untuk memproyeksikan jarak 20 kaki (kecuali ruangan sangat gelap) biasanya membutuhkan proyektor dengan setidaknya 1000 lumens.

Dimensi dan berat:
Jika sebagian besar presentasi Anda akan dilakukan di jalan, Anda pasti menginginkan proyektor kecil dan ringan. Proyektor portabel biasanya memiliki berat antara 6 dan 10 pon, dan yang disebut “ultra portabel” antara 2 dan 6 pon. Cari proyektor yang memiliki casing yang baik dan kokoh untuk menjaganya tetap aman saat bepergian.

Kamar:
Kualitas ruangan sangat penting untuk gambar yang diproyeksikan dengan jelas. Ruangan yang besar membutuhkan proyektor dengan lumens yang lebih banyak untuk menjangkau layar dengan kecerahan yang cukup. Tak kalah pentingnya adalah pencahayaan di dalam ruangan itu sendiri. Seberapa gelap Anda bisa membuatnya? Seberapa banyak cahaya yang dibutuhkan audiens Anda (misalnya, apakah mereka akan mencatat, atau hanya menonton presentasi secara pasif?) Sebelum audiens datang, bereksperimenlah dengan pencahayaan di ruangan dengan membuka dan menutup tirai serta menyalakan dan mematikan berbagai set lampu, sehingga Anda akan tahu persis apa yang harus dilakukan ketika tiba waktunya untuk menggelapkan ruangan untuk presentasi Anda.

Sambungan komputer
Pastikan proyektor Anda memiliki konektor yang kompatibel dengan komputer laptop yang akan Anda gunakan dengannya. Ini biasanya dinyatakan dalam istilah seperti VGA, S-Video, RCA, dan terkadang dengan jumlah pin pada kabel antarmuka (15-pin, dll.) Informasi ini tersedia di bagian “spesifikasi lengkap” dari informasi proyektor.

Cara Memilih Proyektor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *